Pengerrtian Roket Air


Roket air adalah salah satu jenis roket yang menggunakan air sebagai bahan bakarnya. Wahana tekan yang berfungsi sebagai mesin roket biasanya terbuat dari botol plastik bekas minuman ringan. Air dipaksa keluar oleh udara yang bertekanan, biasanya udara yang telah terkompresi.
Roket air juga dapat diartikan secara sederhana sebagai sebuah ruang tertutup berisi udara bertekanan. Terdapat celah/lubang kecil tempat keluarnya udara yang dapat menimbulkan roket terdorong ke atas. Adapun bagian-bagian roket air dan fungsinya:
1. Nose cone (hidung) : digunakan untuk meningkatkan aerodinamis roket
2. Payload : bagian ini tidak harus ada, namun biasanya digunakan untuk menampung parasut, atau barang bawaan.
3. Body : berupa botol plastik, digunakan sebagai ruang mesin.
4. Nozzle : digunakan untuk menahan air dan memasukkan atau mengeluarkan udara.
5. Fins : sayap, untuk mejaga kestabilan roket saat di udara .

Gambar 1.2 Skema roket air

Iklan

cara membuat peluncur roket air


  1. Potong pipa PVC menjadi beberapa ukuran sebagai berikut:
    1. 12 cm sebanyak 1 buah
    2. 6 cm sebanyak 2 buah
    3. 21 cm sebanyak 2 buah
    4. 17,5 cm sebanyak 1 buah
    5. 8,5 sebanyak 2 buah
    6. 11 cm sebanyak 4 buah
    7. 16 cm sebanyak 1 buah
  2. Potong PEE PVC secara tegak lurus. Setelah potong, panaskan bagian dalam TEE PVC di atas api sedang. Setelah agak lunak, tempelken  bagaian dalam TEE PVC  pada pipa PVC.
  3. Untuk membuat pipa utama peluncur, siapakan bahan-bahan roket antara lain sebuah kopler, dua buah soketdrat PVC, sebuah katup/klep PVC satu arah, pipa PVC dengan ukuran panjang A, sebuah bunglon, sebuah drop PVC, dan karet ban dalam bekas secukupnya. Susunan pipa utama peluncur.
  4. Panaskan di atas api bagian soket drat PVC tempat masuknya kople. Jika sudah agak lunak masukan bagian bawah kopler ke dalam drat PVC yang lunak. Tekan sehinggga pipa PVC  membentuk pola segienam yang mengikuti pola kopler.
  5. Beri lem pada bagian kopler. Pasang di dalam drat PVC ½ inch dengan posisi bagian kepala kopler di atas.  Beri lem lagi secara merata pada sambungan antara kopler dan drat PVC ½ inch.
  6. Siapkan sebuah bunglon, sedikit karet ban dalam bekas dan sebuah dop PVC. Lubangi permukaan atas dop pada bagian tengahnyadengan menggunakan solder. Ukuran diameter lubang seukuran dengan diameter bunglon. Beri lem pada sambungan antara bunglon dan karet ban dalam, kemudian masukkan bunglon dan keret ban dalam tersebut ke dalam doop PVC sampai bagian bunglon bertemu dengan permukaan dop PVC.
  7. Buat kaitan PVC kabel rem dengan menggunakan sisa TEE PVC  yang sebelumnya telah dipotong untuk membuat pemegang pipa utama launcher. Potong sisa TEE PVC dengan lebar 1,3 milimeter. Lunakkan sisa TEE PVC di atas api sedangkemudian tekuk /lipat kedua ujungnya mengarah ke dalam sampai membentuk sudut sekitar 90°. Bagian yang dilunakan di atas api adalah bagian yang akan ditekuk.

Gunakan cutter untuk menipiskan bagian tengah kaitan rem. Penipisan dilakukan agar saat memasang kaitan PVC  kabel rem pada pipa utama peluncur, sudut antara kedua TEE PVC yang telah dipotong akan saling sejajar membentuk sudut 180° ( tidak bengkok)

  1. Lelehkan  lem lilin dengan menggunakan glue gun. Beri lem lilin padabagian berongga yang merupakan sambungan antara TEE PVC degan bagian kaitan PVC kabel rem. Beri lemm lilin juga pada ronggayang terdapat pada sisi belakang sambungan antara TEE PVC  dengan bagian PVC.
  2. Gabungkan seluruhkonfigurasi utuh alat peluncur roket. Bentuk akhir bagian-bagian ini ketika dipasang adalah persegi empat panjang dengan bagian pipa-utama peluncur dapat digerakkan.
  3. Pasang kawat kecil  rem di kepala kopler dengan bantuan klem ½ inch. Kencangkan klem dengan obeng sehingga kawat kecil tidak bergeser saat ditarik. Posisi kawat setelah klem ½  inch
  4. Buat dua buah lubang pada bagian kaitan PVC kabel rem yang menonjol ke luar dari pipa-utama peluncur. Lubang pertama dibuat di bagian yang dekat dengan bunglon-dop. Buatlah lubang seukuran dengan pembunngkus kawat rem sehingga kawat dan pembungkusnya dengan melewatinya. Lubang kedua dibuat di bagian yang dekat dengan bagian kopler-drat PVC. Buatlah lubang hanya seukuran kawat rem.
  5. Pasang handle rem pada pipa PVC, pada kedua ujung pipa, tutup dengan dop PVC dengan memberikan lem pipa pada kedua ujung pipa terlebih dahulu. Pasang kabel rem pada handle rem.
  6. Masukan ujung kawat rem ke dalam kaitan PVC kabel rem. Selanjutnya, masukkan kawat kabel rem ke dalam kaitan –besi kabel rem. Aturlah panjang kawat rem hingga kopler tertarik saat rem ditekan. Kencangkan mur yang ada pada kaitan-besi kabel rem.
  7. Alat peluncur ( launcher) siap digunakan